Terinspirasi Perkuliahan Filsafat Ilmu oleh Prof.
Marsigit, M. A pada hari Kamis tanggal 16 Oktober 2014 di Kelas Pendididikan
Matematika A Pasca Sarjana UNY
Banyak sekali
orang yang mengatakan bahwa manusia adalah makhluk yang sempurna. Iya memang
benar, manusia adalah makhluk yang sempurna, tetapi harus diikuti dalam
ketidaksempurnaan. Iya manusia memang sempurna dalam ketidak sempurnaannya.
Maksudnya bagaimana? Manusia sempurna karena berbeda dengan makhluk hidup lainnya,
disini yang dimaksud adalah hewan dan tumbuhan. Manusia dijadikan makhluk
terpilih oleh Allah dengan kesempurnaan organ yang dilengkapi dengan intuisi
dan akal. Hewan memang mempunyai intuisi tetapi mereka tidak mempunyai akal
untuk berfikir. Untuk berfilsafat....:-)
Lalu
bagaimana maksud ketidak sempuranaan manusia? Sebagai contoh, dalam berbicara,
manusia tidak bisa berbicara secara paralel, hanya dapat berbicara secara seri.
Manusia tidak bisa mengatakan apa yang dipikirkannya secara bersamaan. Bisa
dibayangkan jika apa yang kita pikirkan, yang teramat banyak sekali (saking
banyaknya) lalu hal-hal itu dikatakan secara bersamaan. Apakah bisa kita
mendengarnya?? Tentu tidak. Kita mengerti sesuatu karena ketidaksempurnaan yang
dimiliki manusia, karena keterbatasan. Jadi tidak ada alasan untuk tidak
bersyukur kan? Karena sebenar-benarnya hidup adalah bersyukur... :-)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar