Jumat, 10 September 2021

NGURI-URI KABUDAYAN JAWI PART 2

Berdasar cerita Ketoprak UNY dalam rangka dies-natalis ke 54 berjudul “REMBULAN KEKALANG”

 

Pangeran Haryo Timur, adik dari Pangeran Hadi Mataram, jatuh hati pada pandangan pertama dengan Roro Mangli, putri dari Tumenggung Pasingsingan yang cantik rupawan. Pangeran Haryo Timur lantas melamar Roro Mangli. Dengan berbagai cara, Pangeran Haryo Timur menarik hati Roro Mangli. Akan tetapi Roro Mangli belum bisa membuka hatinya. Lantar Pangeran Haryo Timur mendatangai Tumenggung Pasingsingan untuk melamar Roro Mangli karena sudah terlanjur sangat mencintai Roro Mangli. Roro Mangli akan menerima lamaran Pangeran Haryo Timur tetapi dengan syarat Pangeran Haryo Timur harus menjadi Raja Mataram, padahal saat ini kakak Pangeran Haryo Timur, Pangeran Hadi Mataram yang menduduki singgasana Kerajaan Mataram.

 

Pangeran Haryo Timur sontak terkejut mendengar permintaan tidak masuk akal itu, karena pasti akan memecah belah persaudaraan antara Pangeran Hadi Mataram dengan Pangeran Haryo Timur. Artinya bahwa Pangeran Haryo Timur harus membunuh Pangeran Hadi Mataram agar singgasana turun ke Pangeran Haryo Timur. Pangeran Haryo Timur menyepakati untuk bekerjasama melengserkan tahta Pangeran Hadi Mataram. Jika tidak sanggup, Tumenggung Pasingsingan yang berjanji akan mencelakai Pangeran Hadi Mataram, demi ambisi Roro Mangli yang ingin menjadi permaisuri kerajaan mataram.

 

Yu Genuk melaporkan kepada suaminya terkait permintaan Roro Mangli dan niat Tumenggung Pasingsingan. Suami Yu Genuk pun menemui Pangeran Sepuh Perboyo dan melaporkan apa yang didengar dari istrinya tersebut. Malam hari, Tumenggung Pasingsingan, memasuki keraton dan berniat melancarkan aksinya membunuh Pangeran Hadi Mataram. Namun sebelum berhasil membunuh Pangeran Hadi Mataram, tetapi aksinya diketahui oleh Pangeran Sepuh Purboyo. Tumenggung Pasingsingan tidak mengaku akan berbuat jahat, tetapi Pangeran Sepuh Purboyo sudah mengetahui apa niat dari Tumenggung Pasingsingan. Setelah melawan prajurit dan kepala prajurit Kerajaan Mataram, Tumenggung Pasingsingan pun berhasil ditangkap, kemudian diadili. Tumenggung Pasingsingan dihukum mati karena memiliki niat yang sangat jahat.

 

Pangeran Haryo Timur dikonfirmasi terkait kerjasama jahat antara dirinya dengan Tumenggung Pasingsingan. Pangeran Haryo Timur pun meminta maaf kepada kakaknya, Pangeran Hadi Mataram karena telah mengkhianati kakaknya. Pangeran Hadi Mataram meminta nyawa Roro Mangli kepada Pangeran Haryo Timur. Lantas Pangeran Haryo Timur mendatangi Roro Mangli untuk membunuh Roro Mangli karena sudah membujuk Pangeran Haryo Timur untuk memberontak Pangeran Hadi Mataram.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar