Rabu, 22 Desember 2021

TINJAUAN PENELITIAN DAN EVALUASI PENDIDIKAN BERDASARKAN PERSPEKTIF FILSAFAT

 Terinspirasi dari perkuliahan Filsafat Pendidikan dan Evaluasi Pendidikan pada tanggal 30 September 2021 oleh Prof. Marsigit, M.A

Pertemuan pada tanggal 30 September 2021 diawali dengan luruh ego 4 yang membahas tentang objek pada kajian penelitian dan evaluasi pendidikan dalam pandangan filsafat.



Dari manfaatnya, statistik bersifat utilitarian. Disebutkan juga bahwa statistika juga bersifat reduksi pada tahap pengambilan data karena memilih. Statistika pada tahap analisi data, ditinjau dari filsafat disebut sintesis. Pada tahap menyimpulkan, statistika disebut idealisasi.

Dalam pertemuan ini di bahas juga tentang karunia. Prof. Marsigit mengatakan bahwa karunia Tuhan itu tidak akan pernah berkurang, tetapi selalu bertambah. Prof. Marsigit mengatakan hal tersebut berdasarkan intuisi dan pengalaman. Manusia itu memiliki keterbatasan, oleh karena itu pasti ada yang bertambah dan berkurang, sementara Tuhan selalu memberikan karunianya, selalu bertambah, bagaimanapun yang dialami oleh manusia. Bagaimanapun hal yang lebih tinggi dari filsafat adalah spiritual.

Ditinjau dari filsafat, evaluasi bersifat determin, artinya memberikan label. Hasil dari evaluasi adalah suatu kebijakan/program/kegiatan itu baik atau perlu adanya perbaikan. Hal inilah yang disebut sebagai determin, menimpakan sifat, menentukan sifat yang lain. Evaluasi juga bersifat phenomenologi yang bersifat abstraksi (reduksi/memilih) dan idealisasi (menyimpulkan). Lawan dari fenomena adalah noumena. Berdasarkan Immanuel Kant, fenomena adalah sesuatu yang bisa dipikirkan sementara noumena adalah sesuai yang tidak bisa dipikirkan.

Dalam membangun dunia, Prof Marsigit mengatakan bahwa menurut A. Comte metode yang paling tinggi adalah metode positif, selanjutnya adalah metode metafisik atau filsafat, selanjutnya yang paling bawah adalah metode spiritualisme. Ini adalah aliran yang dianut oleh A Comte. Berjalannya waktu, strutur dunia dimulai dari archaic, tribal, tradisional, feodal, modern, dan post modern.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar